Buat : Ayi Manis KT
Oleh: M. Saifun salakim
Sekiranya rembulan itu tumbuh di batu
Maka akan kupecahkan batu itu
Dan kumunculkan ikan-ikan berseliweran
Bermain di telaga bening wajahnya
Menyelami kedalaman jiwa terdapat di dasar kejernihan
Serta di keaslian mutiara-mutiara
Tak pernah pudar dilibas tsunami menerjang
Tak pernah kusam diterkam badai pasang menghantam
Tak pernah kelam ditelan waktu yang sudah berlari jauh
Piktas (PTK), 27052007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar