Kau adalah air sungai
Yang tiada pernah berhenti mengajari pantaiku
Agar dapat memberikan keindahan
Memberikan penghidupan, memberikan keceriaan
Dan untuk tegar menghadapi gelombang emosi
Dari lautan asing dan tak terlihat
Kau adalah denyut nadi
Yang mengalirkan detak-detak kehidupanku
Ke jantung sesuai kodrat-Nya
Kau adalah bumi
Yang dengan sabar mengajari tanahku
Untuk bersyukur menikmati pemberian
Untuk ikhlas menerima yang sudah digariskan
Untuk rela berbuat sesuai kehendak-Nya
Kau adalah sayang
Yang tak pernah mengingkari cinta padaku
Yang selalu setia menemani kasihku
Setiap saat, setiap waktu, setiap masa
Dalam perpaduan yang mengentalkan kebersamaan
Di ikatan rasa dan restu Maha Kuasa
Balai Berkuak, 21 Maret 2010
Jumat, 16 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar