Gadisnya adalah rebung melengkung
Melengkung ke kanan dan lurus menggapai langit
Berbudi halus dan timbulkan kemiangan
Pada setiap pendatang lewat memandang
Dia juga lambaikan daun hijaunya
Yang bergemerisikan syahdu dicium angin rasa
Bergoyang seirama iman menggelitik hati
Dengan akar-akarnya kuat menghunjam
Pada tanah kelembutan yang menyembul indah
Dan juga pemikirannya yang mencengkeram kuat
Beton-beton besi dari barat-timur, utara-selatan
Meleleh meninggalkan serpihan kecil
Terlamparkan dalam kesejukan kepedulian atas sesamanya
Balai Berkuak, 3 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belamin Selalu Berseri Oleh: Sarifudin Kojeh ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar