Jika kejauhan rapatan pulau tidak memisahkan
Sudah kuluahkan gelora kasih ini padamu
Seperti dulu lagi
Selagi senja masih abadi
Sebagai sebuah keindahan tatapan keikhlasan
Mengikrarkan rasa sayang yang belum tersampaikan
Kini yang selalu terbaca hanya langkah-langkah
Yang kadangkala menghitungnya tak tepat
Angka-angka kerinduan yang seenaknya hadir
Tanpa diundang dengan penuh kehormatan
Memenuhi rongga-rongga darah
Ketika menyendiri dalam lautan gula
Ingin mengulang perjalinan kasih memanis
Lewat tatapan hangat dan perbuatan ikhlas
Menghangatkan jiwa yang kering dalam kegersangan
Balai Berkuak, 16062008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belamin Selalu Berseri Oleh: Sarifudin Kojeh ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar