Di warung Mak Sidin tempat mangkal kami. Kusodorkan seberkas koran Bela ke Pak Ola. Ia membaca dan mengomentarinya. Mulutnya komat-kamit. Kumisnya masih hitam lebat. Sarang lebah.
”Koran ini kurang menarik karena banyak sekali menampilkan berita tentang CU. Walau kita ketahui bahwa CU memang sebagai donatur terbesarnya. Seharusnya berita dalam koran Bela ini bisa disebar. Berita CU-nya tetap ada dalam koran ini tetapi sedikit saja porsinya dan berita lainnya haruslah banyak, yaitu berita yang disukai masyarakat. Kalau tidak dilakukan seperti ini, alamat koran ini ditinggalkan pelanggannya.”
”Benar. Betul sekali Pak Ola.”
Saya mendukung pendapatnya.
~oOo~
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belamin Selalu Berseri Oleh: Sarifudin Kojeh ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar