Oleh: M. Saifun Salakim
Maafkan tembang ini
Tak seindah tembang dangdut
Yang digemari ribuan insan delapan penjuru angin
Karena si tupai yang sering berpetualang
Sudah meluruhkan banyak buah kelapa
Dari tangkai-tangkai tampuk mahkota langit
Air yang di dalam buah kelapanya pun
Sudah tak berasa manis tetapi pendar kelat
Maafkan si tupai harus undur diri
Memasang belat-belat di seribu selat
Untuk mendapatkan tangkapan yang berseri
Pontianak, 0901208
Tidak ada komentar:
Posting Komentar