Buat: Pengasuh Fordisastra.com
Oleh: M. Saifun salakim
Banjir bandang di tengah kesibukan ini
Sungguh melelahkan pelariannya pada not-not puisi
Dimainkan para penyair yang setia dengan maknanya
Atau ada juga yang setia dengan kedalaman katanya
Mengikhlaskan diri tenggelam dalam kenikmatan
Tak berujud dunia dambaannya yang semakin gersang
Padang semakin membentang di hadapan kecintaannya
Seiring jalannya kuasnya melukis langit pelangi terbenam
Yang melengkung panjang melingkari dirinya
Sahabatku yang jauh merapat rindu
Tegarlah seperti sampan yang kokoh melawan gelombang laut
Kuatlah seperti angin yang kukuh melawan badai
Walau cobaan datang silih berganti di rembang hati
Sahabatku yang jauh dirapatkan perahu
Kelurusan layar membentang dan ketegapan tali pengikatmu
Menghantarkan perahumu berlabuh di dermaga pasir putih
Mendamparkan perahumu menutup diarinya di pantai kesejukan
Yakinlah!
Kursi Laptop (PTK), 18102007
Kamis, 18 Oktober 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar