Oleh: M. Saifun salakim
Warna-warni lautan paginya
Penuh kehangatan di kasih merindu
Penuh kesejukan pada sayang mengembang
Penuh kedamaian di gelora diri memanas
Tiada riak. Tiada gelombang
Begitu tenangnya dalam kesederhanaan
Membuat perahu betah berlayar berhari-hari
Membuat tongkang senang menyintainya
Mengangkut hasil-hasil nutrisi hati
Di kedalaman percampuran warnanya yang dominan
Hitam dan putih, putih dan coklat, biru dan merah
Kala ada senja meremas jiwanya
Warna-warni lautannya memudar
Gelombangnya tinggi melampaui batas diri
Menghajar kasih merindu tak lagi hangat
Menggulung sayang mengembang tak lagi sejuk
Menghilangkan diri tak lagi damai
Akhirnya yang terpatri di sendi hati
Tiada riak. Tiada gelombang
Pontianak, 27092006
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belamin Selalu Berseri Oleh: Sarifudin Kojeh ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Kebahagiaan adalah kehadiran Kecipak angsa putih Di balik lolongan anjing terik hari Berupa titik tak berkoma R. Pus...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar