Sayangku padamu adalah baku
Ikhlas membiarkan orang-orang
Membaca naskah-naskah baru
Dalam kehidupan baku
Sayangku padamu adalah buku
Bersemangat menggerakkan orang-orang menelaah mutu
Mendapatkan wawasan seribu pelangi buku
Sayangku padamu adalah bahasa rindu
Bergelora menggeletarkan orang-orang
Dalam denyutan rindu-rindu
Yang mengembara dan berpadu
Dalam windu-windu yang mendayu
Di kemesraan kalender-kalender bercumbu
Sayangku padamu adalah pucuk mengkudu
Menyemangati orang-orang
Memakannya dengan rasa keyakinan batu
Bahwa hidup mengalir di atas lajur-lajur hijau bangku
Sayangku padamu adalah sembilan jari kuku
Menampilkan kecantikan wajah orang-orang
Sealami kuku-kuku manusia
Yang bercinta dengan segenap jiwa raga
Membeku di kedamaiannya
Sayangku padamu adalah saku!
Mata Penat (Balber), 18122008
Minggu, 21 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar