Sayangku padamu adalah baku
Ikhlas membiarkan orang-orang
Membaca naskah-naskah baru
Dalam kehidupan baku
Sayangku padamu adalah buku
Bersemangat menggerakkan orang-orang menelaah mutu
Mendapatkan wawasan seribu pelangi buku
Sayangku padamu adalah bahasa rindu
Bergelora menggeletarkan orang-orang
Dalam denyutan rindu-rindu
Yang mengembara dan berpadu
Dalam windu-windu yang mendayu
Di kemesraan kalender-kalender bercumbu
Sayangku padamu adalah pucuk mengkudu
Menyemangati orang-orang
Memakannya dengan rasa keyakinan batu
Bahwa hidup mengalir di atas lajur-lajur hijau bangku
Sayangku padamu adalah sembilan jari kuku
Menampilkan kecantikan wajah orang-orang
Sealami kuku-kuku manusia
Yang bercinta dengan segenap jiwa raga
Membeku di kedamaiannya
Sayangku padamu adalah saku!
Mata Penat (Balber), 18122008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar