: petualangan di Bandung tanggal 3 Agustus 2008
Kami terdiam lelah
Setelah berjalan tak menemukan apa dicari
Kami berdiri mematungi kehidupan
Sambil menghisap rokok yang sudah pendar
Menerbangkan asap-asap angan ke langit biru
Kami terduduk lemah
Dalam cengkraman hari yang hampir senja
Begitu mudahnya merampas keinginan-keinginan kami
Sehingga kami hanya bisa mengerung-ngerungi nasib
Seperti anak kecil yang tidak mendapatkan hadiah
Yang selalu diinginkannya
Setiap lebaran menjamah rasa
Pontianak, 06092008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Belamin Selalu Berseri Oleh: Sarifudin Kojeh ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
“Ah ... A mboi cantiknya,” seruku. Terpana. “Astaghfirullah .... ” Gadis itu memekik. Karena, kerudung yang dipakainya robek. Mempe...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar