Saya arungi Sungai Tayan dengan menaiki sped boat. Sungai Tayan yang sungguh luas sekali. Karena luasnya adalah dua kali lipat luas sungai biasanya. Saya biasanya menyebut Sungai Tayan dengan Sungai Musinya Pontianak. Ramainya lalu lintas angkutan sungainya hampir sama ramainya dengan lalu lintas angkutan sungai yang berada di Sungai Musi. Sungai Tayan menghubungan Tayan dengan Piasak.
Piasak merupakan daerah transito yang akan menghubungkan daerah Meliau, Teraju, Sekucing Labai, Labai, Modang, Balai Berkuak, Balai Semandang, Sungai Laur, Sandai, Nanga Tayap, ke Tayan dan kembali ke Pontianak.
Perjalanan saya naik sped boat ini dihibur dengan angin sepoi-sepoi nikmat. Menyapa rambut dan badan ini. Menciptakan sebuah kesegaran yang menghantarkan saya pada pemberhentian dermaga Tayan. Dari Tayan ini saya akan menuju Pontianak. Sampai di Tayan hati terasa lega sekali. Karena tak lama lagi saya akan menginjak tanah Pontianak. Tanah Pontianak....!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar