Oleh: M. Saifun salakim
Sebutir kebahagiaan anak kecil itu
Melekat kental di baju kemben wanita berbaju bolong
Setiap hari berjuang mengalahkan kekejaman waktu
Setiap waktu berusaha mengalahkan kekerasan hati
Setiap hati bertempur melunakkan kehidupan keras
Dijalankannya kaki menapaki kenangan-kenangan hati
Yang masih berbekas walau sudah kusam
Dilibas kecoklatan tanah yang diinjak tapak gajah
Tak peduli keluhan-keluhan tak berterimaan
Sebutir kebahagiaan anak kecil itu
Akhirnya tergantung di puncak langit
Bersinar indah melengkung selajur pelangi
Yang memberikan keindahan jiwa
Bagi orang-orang yang mampu memahami
Kedalaman campuran tujuh warnanya
Kekentalan lengkungannya sepeti kuali terbalik
Depan Laptop (PTK), 19102007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jingga Aksara Menawan Puisi akrostik dari nama: Musfeptial Karya: Sarifudin Kojeh Menjemput ji...
-
Oleh: M. Saifun salakim Rumah rumput memaguti burung patah sayap Masih dapat terbang bebas mengangkasa Menyinggahi rembulan berzikir renyah ...
-
Oleh: M. Saifun salakim Menutup lembaran angin Saat putih-putih mengeposkan email Saat gelegar gendang menghempas di pucuk AC Belum bisa ter...
-
Rasa sakit mendera badannya bagian bawah. Ada apa ya? Rasanya begitu beratnya. Seperti diganduli beban berat yang berton-ton. Jangan-jangan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar